Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point Rinjani Presisi di sejumlah titik yang menjadi perhatian wilayah Kota Mataram, Sabtu (13/06/2026) malam. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan Patroli Rinjani Presisi , kemudian dilanjutkan dengan patroli harkamtibmas serta pemantauan situasi di beberapa lokasi.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menyambangi sejumlah titik di antaranya Jl. Majapahit depan UNRAM Kota Mataram, Jl. Pejanggik Gg.11 Lingkungan Pajang Barat Kelurahan Pejanggik, Jl. Raden Mas Panji Anom Kelurahan Pagutan Timur, serta Lingkungan Moncok Kelurahan Pejarakan Karya Lingkungan Dasan Sari. Personel juga berdialogis dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point Rinjani Presisi di sejumlah titik yang menjadi perhatian wilayah Kota Mataram, Sabtu (13/06/2026) malam. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan Patroli Rinjani Presisi , kemudian dilanjutkan dengan patroli harkamtibmas serta pemantauan situasi di beberapa lokasi.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menyambangi sejumlah titik di antaranya Jl. Majapahit depan UNRAM Kota Mataram, Jl. Pejanggik Gg.11 Lingkungan Pajang Barat Kelurahan Pejanggik, Jl. Raden Mas Panji Anom Kelurahan Pagutan Timur, serta Lingkungan Moncok Kelurahan Pejarakan Karya Lingkungan Dasan Sari. Personel juga berdialogis dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
*Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan*
Jakarta – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).
Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.
Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.
Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
"Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal," ujar Anwar.
Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.
"Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan," katanya.
Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri," tegasnya.
Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era "Talentism", yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.
Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.
"Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat," kata Ary.
Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.
Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.
"Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.
"Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Ary.
Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas," tutupnya.
Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.
Polwan Ditsamapta Polda Maluku Utara Melaksanakan Kegiatan Patroli Dialogis / Himbauan.
Sofifi, 13 November 2025 - Personil Polwan Dit Samapta Polda Maluku Utara Melaksanakan Patroli Dialogis / Himbauan Untuk Menjaga Keamanan dan Rasa Aman Kepada Masyarakat Yang Beraktivitas Terutama di Pasar Rakyat Galala dan Pelabuhan Cantika Guraping, Kota Tidore Kepulauan
Patroli di Mulai Sejak Pukul 15.00 WIT s/d Selesai, Kegiatan Ini Dipimpin Langsung Oleh IPTU LILI SUMITA, S.H Selaku Perwira Pengendali, Dan di Dampingi BRIPDA RAHMINAWATI K.P GATTI Sebagai Komandan Regu, Serta Didukung 6 Anggota.
Menurut IPDA LILI SUMITA, S.H, Kegiatan Patroli Dialogis / Himbauan Ini Tidak Hanya Bertujuan Menjaga Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Tetapi Juga Menjadi Sarana Pendekatan Humanis Antara Polri dan Warga Serta Lebih Mengenal Simbol Budaya Yang Ada di Wilayah Sofifi, Maluku Utara.
Personil Juga Berdialog dan Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Selalu Waspada Terhadap Kejahatan Lingkungan Beraktivitas dan Mendengarkan Keluhan Warga Setempat dan Menghimbau Agar Selalu Berhati Hati Saat Beraktivitas di Siang Hari dan Jika Ada Hal Yang Mencurigakan Segera Melaporkan ke Pihak Yang Berwajib.
Kegiatan Patroli Berjalan Aman dan Lancar Tanpa Gangguan dan Seluruh Personil Kondisi Sehat Setelah Pelaksanaan tugas. Selain meningkatkan keamanan, Pelaksanaan Patroli Ini Juga Memperkenalkan Peran Dit Samapta Polda Maluku Utara Kepada Masyarakat Luas, Khususnya di Wilayah Galala dan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Pelaksanaan Patroli Dialogis Personil Sat Samapta Polresta Tidore Memantau Aktifitas Giat Masyarakat dan Pemberantasan Aksi Premanisme.
Kamis tanggal 13 November 2025 Pukul 09:00 WIT s/d 10:00 Wit, Personil Sat Samapta melaksanakan patroli memantau aktifitas giat masyarakat dan pemberantasan aksi premanisme diwilayah Kota Tidore Kepulauan.
SASARAN TEMPAT/ORANG : - Seputaran ruko pasar sarimalaha - Seputaran pasar higienis - Bank BPD, Bank BRI
Personil Menyambangi dan memberi himbauan kepada warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman diwilayah Kota Tidore Kepulauan.
Personil Menghimbau kepada warga masyarakat apabila ada oknum-oknum yang memalak atau meminta uang dengan paksa dan memberi rasa tidak aman agar segera melaporkan kepada petugas Kepolisian atau dapat menghubungi Kantor Kepolisian terdekat.
Mengajak warga masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi tentang peredaran minuman keras maupun narkoba diwilayah Kota Tidore Kepulauan
Jika terdapat hal-hal yang dicurigai agar menghubungi Call Center 110 atau menghubungi Kantor Polresta Tidore.
Selama giat berlangsung Situasi aman tertib dan lancar
Ditpamobvit Polda NTB
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point Rinjani Presisi di sejumlah titik yang menjadi perhatian wilayah Kota Mataram, Sabtu (13/06/2026) malam. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan Patroli Rinjani Presisi , kemudian dilanjutkan dengan patroli harkamtibmas serta pemantauan situasi di beberapa lokasi.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menyambangi sejumlah titik di antaranya Jl. Majapahit depan UNRAM Kota Mataram, Jl. Pejanggik Gg.11 Lingkungan Pajang Barat Kelurahan Pejanggik, Jl. Raden Mas Panji Anom Kelurahan Pagutan Timur, serta Lingkungan Moncok Kelurahan Pejarakan Karya Lingkungan Dasan Sari. Personel juga berdialogis dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
1 week ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point Rinjani Presisi di sejumlah titik yang menjadi perhatian wilayah Kota Mataram, Sabtu (13/06/2026) malam. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan Patroli Rinjani Presisi , kemudian dilanjutkan dengan patroli harkamtibmas serta pemantauan situasi di beberapa lokasi.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menyambangi sejumlah titik di antaranya Jl. Majapahit depan UNRAM Kota Mataram, Jl. Pejanggik Gg.11 Lingkungan Pajang Barat Kelurahan Pejanggik, Jl. Raden Mas Panji Anom Kelurahan Pagutan Timur, serta Lingkungan Moncok Kelurahan Pejarakan Karya Lingkungan Dasan Sari. Personel juga berdialogis dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan seperti aksi 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
1 week ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
*SIARAN PERS POLRI*
*Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan*
Jakarta – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).
Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.
Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.
Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
"Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal," ujar Anwar.
Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.
"Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan," katanya.
Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri," tegasnya.
Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era "Talentism", yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.
Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.
"Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat," kata Ary.
Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.
Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.
"Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.
"Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Ary.
Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas," tutupnya.
Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.
2 weeks ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
PERSONEL DIT SAMAPTA POLDA NTT KAWAL DEKONSTRUKSI KASUS DUGAAN KEMATIAN SEBASTIANUS BOKOL
6 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
KOLABORASI POLRI DAN MASYARAKAT SUKSES PULIHKAN JEMBATAN PANDAN TAPANULI TENGAH
6 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
KOLABORASI POLRI DAN MASYARAKAT SUKSES PULIHKAN JEMBATAN PANDAN TAPANULI TENGAH
6 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
AKSI HEROIK ANJING PELACAK K-9 DITPOLSATWA KORSABHARA BERHASIL TEMUKAN JENAZAH WANITA
6 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
Polwan Ditsamapta Polda Maluku Utara Melaksanakan Kegiatan Patroli Dialogis / Himbauan.
Sofifi, 13 November 2025 - Personil Polwan Dit Samapta Polda Maluku Utara Melaksanakan Patroli Dialogis / Himbauan Untuk Menjaga Keamanan dan Rasa Aman Kepada Masyarakat Yang Beraktivitas Terutama di Pasar Rakyat Galala dan Pelabuhan Cantika Guraping, Kota Tidore Kepulauan
Patroli di Mulai Sejak Pukul 15.00 WIT s/d Selesai, Kegiatan Ini Dipimpin Langsung Oleh IPTU LILI SUMITA, S.H Selaku Perwira Pengendali, Dan di Dampingi BRIPDA RAHMINAWATI K.P GATTI Sebagai Komandan Regu, Serta Didukung 6 Anggota.
Menurut IPDA LILI SUMITA, S.H, Kegiatan Patroli Dialogis / Himbauan Ini Tidak Hanya Bertujuan Menjaga Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Tetapi Juga Menjadi Sarana Pendekatan Humanis Antara Polri dan Warga Serta Lebih Mengenal Simbol Budaya Yang Ada di Wilayah Sofifi, Maluku Utara.
Personil Juga Berdialog dan Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Selalu Waspada Terhadap Kejahatan Lingkungan Beraktivitas dan Mendengarkan Keluhan Warga Setempat dan Menghimbau Agar Selalu Berhati Hati Saat Beraktivitas di Siang Hari dan Jika Ada Hal Yang Mencurigakan Segera Melaporkan ke Pihak Yang Berwajib.
Kegiatan Patroli Berjalan Aman dan Lancar Tanpa Gangguan dan Seluruh Personil Kondisi Sehat Setelah Pelaksanaan tugas. Selain meningkatkan keamanan, Pelaksanaan Patroli Ini Juga Memperkenalkan Peran Dit Samapta Polda Maluku Utara Kepada Masyarakat Luas, Khususnya di Wilayah Galala dan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
7 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
Pelaksanaan Patroli Dialogis Personil Sat Samapta Polresta Tidore Memantau Aktifitas Giat Masyarakat dan Pemberantasan Aksi Premanisme.
Kamis tanggal 13 November 2025 Pukul 09:00 WIT s/d 10:00 Wit, Personil Sat Samapta melaksanakan patroli memantau aktifitas giat masyarakat dan pemberantasan aksi premanisme diwilayah Kota Tidore Kepulauan.
SASARAN TEMPAT/ORANG :
- Seputaran ruko pasar sarimalaha
- Seputaran pasar higienis
- Bank BPD, Bank BRI
Personil Menyambangi dan memberi himbauan kepada warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman diwilayah Kota Tidore Kepulauan.
Personil Menghimbau kepada warga masyarakat apabila ada oknum-oknum yang memalak atau meminta uang dengan paksa dan memberi rasa tidak aman agar segera melaporkan kepada petugas Kepolisian atau dapat menghubungi Kantor Kepolisian terdekat.
Mengajak warga masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi tentang peredaran minuman keras maupun narkoba diwilayah Kota Tidore Kepulauan
Jika terdapat hal-hal yang dicurigai agar menghubungi Call Center 110 atau menghubungi Kantor Polresta Tidore.
Selama giat berlangsung Situasi aman tertib dan lancar
7 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ditpamobvit Polda NTB
WASPADA AJARAN RADIKALISME DI DUNIA MAYA
7 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Load more