Halo, Selamat Datang di Stellar Sandbox! Channel ini menyajikan simulasi tentang luar angkasa menggunakan Universe Sandbox dan membahas mengenai berbagai benda langit dan fenomena luar angkasa. Subscribe dan nyalakan notifikasi untuk tidak ketinggalan simulasi baru setiap harinya. Siap untuk menjelajah ruang dan waktu?


Stellar Sandbox

Halo semuanya, untuk video short hari ini tiba - tiba kena hak cipta jadi videonya di batasi. Aku mau nanya dari kalian adakah pengalaman kena teguran hak cipta lirik atau melodi namun isi videonya tidak ada lirik maupun melodi ?

6 months ago | [YT] | 61

Stellar Sandbox

Kalian pasti tau planet apa ini! yup, ini jupiter, planet terbesar yang ada di tata surya, jika kalian lihat ada cahaya biru di kutubnya. itu adalah Aurora! tapi, gimana sih cara terbentuknya?

Matahari kita rajin banget melontarkan partikel bermuatan (proton & elektron) ke luar angkasa, Saat partikel ini sampai ke Jupiter, medan magnet (magnetosfer) planet ini menangkap mereka dan "menggiringnya" langsung menuju kutub. Di kutub, partikel ini menghantam atmosfer Jupiter dengan kecepatan tinggi. Tabrakan ini membuat atom-atom gas menjadi tereksitasi. atom yang tereksitiasi memiliki keadaan yang tidak stabil sehingga dia perlu kembali stabil. untuk kembali stabil, atom tersebut harus membuang energinya dengan memancarkan cahaya. cahaya itulah yang dinamakan aurora.

Credits:
Gambar 1 : NASA, ESA, and J. Nichols (University of Leicester)

6 months ago | [YT] | 239

Stellar Sandbox

gambar 1 menunjukkan salah satu gugus bintang paling terkenal, yaitu Pleiades (NGC 1432/35, M45). Gugus ini berada sangat jauh, sekitar 440 tahun cahaya dari Bumi. Pleiades merupakan gugus terbuka yang berisi bintang-bintang muda. yang ditandai dengan masih adanya awan nebula di sekitar bintang.

Dan gambar kedua merupakan NGC 362 sebuah gugus bola yang terletak 29 ribu tahun cahaya dari bumi, gugus bola merupakan kumpulan bintang yang membentuk seperti bola yang saling terikat secara gravitasi, bintang - bintang di gugus bola didominasi oleh bintang-bintang tua. sebagai contoh usia gugus NGC 362 ini sekitar 11 milyar tahun hanya beda 2 milyar tahun dari galaksi Bima sakti.

Lalu, bagaimana gugus bintang seperti ini bisa terbentuk?
Awalnya, ada sebuah nebula raksasa yang tersusun dari gas hidrogen, helium, dan debu antar bintang (Gambar 2). Gas dan debu itu menyebar luas di ruang angkasa. Namun suatu saat, terjadi gangguan seperti ledakan supernova atau tabrakan antar awan gas. Gangguan ini membuat nebula menjadi lebih padat hingga gaya gravitasi membuatnya runtuh dan menyusut.

Saat nebula besar ini menyusut, terdapat penyusutan di bagian yang lebih kecil, proses ini disebut sebagai proses fragmentasi (gambar 3 dan 4). Setiap bagian kecil ini kemudian terus memadat hingga menjadi bintang - bintang baru. kumpulan bintang yang lahir di awan yang sama inilah yang akan membentuk gugus bintang.

Menurut kalian matahari kita terbentuk di gugus bola atau di gugus terbuka?, Tulis pendapat kalian di kolom komentar

Credit
Gambar 1 : NASA, ESA and AURA/Caltech
Gambar 2 : ESA/Hubble& NASA
Gambar 3 : NASA, ESA and the Hubble Heritage Team (STScI/AURA)

7 months ago | [YT] | 136

Stellar Sandbox

Kedua foto ini merupakan citra dari Ring Nebula / NGC 6720 / Messier 57, gambar pertama diambil dari teleskop Hubble dan gambar kedua dari teleskop James Webb.

Ring nebula merupakan planetary nebula yang berjarak sekitar 2570 tahun cahaya di rasi Lyra, kalian mungkin bertanya, apa yang dimaksud dengan planetary nebula? planetary nebula merupakan fase akhir dari bintang bermassa rendah sampai bintang bermassa menengah (Sekitar 0,8 - 8 massa Matahari), termasuk matahari kita yang akan menjadi kayak gini milyaran tahun yang akan datang.

secara sederhanya ketika suatu bintang melewati fase cabang raksasa asimtotik, dia akan mencapai fase planetary nebula, pada tahap ini bintang akan melepaskan lapisan-lapisan gasnya keluar angkasa. gas yang terlepas itu akan membentuk selubung bercahaya, inilah yang disebut planetary nebula.

Bagian inti yang tersisa akan menjadi katai putih, cahaya ultraviolet dari katai putih akan memanaskan gas yang di sekitarnya yang membuat planetary nebula tampak bercahaya.

Credit:
Gambar 1 = NASA/Hubble Heritage Team
Gambar 2 = ESA/Webb, NASA, CSA, M. Barlow, N. Cox, R. Wesson

7 months ago | [YT] | 231

Stellar Sandbox

Gambar ini adalah citra dari satelit Io yang dipotret oleh wahana antariksa Juno pada tanggal 30 Desember 2023, saat 1500 Km dari permukaannya. Satelit ini merupakan salah satu satelit Jupiter dan satelit paling vulkanik di tata surya.


Tapi tau gak sih kenapa satelit ini sangat vulkanik? Satelit ini sangat vulkanik karena besar tarikan gravitasi Jupiter yang selalu berubah saat Io mengorbitnya, tarikan ini membuat Io dilenturkan dan diperas tanpa henti. Proses ini menciptakan energi, yang memanaskan bagian dalam Io dan menghasilkan aktivitas vulkanik yang sangat aktif di Permukaannya.


Image credit: NASA/JPL–Caltech/Southwest Research Institute (SwRI)/Malin Space Science Systems (MSSS)

7 months ago | [YT] | 68

Stellar Sandbox

Halo semuanya, aku ada rencana untuk membuat konten long mengenai asteroid menabrak bumi, dari kalian ada usulan gak, asteroid apa saja yang akan jadi kandidatnya?

8 months ago | [YT] | 41