Sapa Alam Micro adalah kegiatan outdoor di alam terbuka yang berfokus pada pengamatan dan eksplorasi berbagai jenis flora dan fauna yang ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui observasi secara langsung, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati, memperhatikan detail-detail kecil yang sering terlewat, serta memahami peran penting setiap organisme dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Setelah sesi observasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk berbagi hasil temuan, bertukar pengetahuan, dan membahas hal-hal menarik yang ditemukan selama pengamatan. Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat, interaktif, dan mendalam bersama alam.
Selama kegiatan Sapa Alam Micro, peserta berhasil mengamati beberapa jenis burung seperti Cekakak Sungai, Srigunting Hitam, dan Kokokan Laut yang menjadi bagian dari biodiversitas ekosistem mangrove. Kehadiran burung-burung ini menunjukkan pentingnya habitat alami sebagai tempat hidup dan mencari makan bagi berbagai satwa liar.
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
Halo! π Yuk ikut kegiatan eksplorasi seru di ekosistem mangrove bareng kami!
π Tanggal: 23 Mei 2026 β° Waktu: 07.00 β 12.00 π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax (Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get: β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove β’ Guide langsung dari Dunia Alam β’ Trekking di hutan mangrove β’ Eksplorasi air dengan speedboat β’ Field guide β’ Diskusi bareng β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With: Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum (Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
VIDEO BARU SUDAH UPLOAD! Kali ini kita kembali lanjutkan bahas laut dalam
Lautan adalah salah satu tempat paling misterius di Bumi, dan mempelajari isinya selalu menghadirkan hal-hal yang menarik. Di perairan dangkal, laut mungkin dikenal karena keindahannya. Namun kali ini, kita tidak akan berhenti di permukaan.
Kita akan turun menuju kedalaman samudra yang gelap, dingin, dan dipenuhi tekanan air yang sangat tinggi. Semakin jauh menyelam, cahaya matahari perlahan menghilang hingga akhirnya benar-benar lenyap.
Inilah Abyssal Zone, wilayah laut dalam pada kedalaman sekitar 4 hingga 6 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman ini bahkan setara dengan ketinggian awan di langit Bumi. Di lingkungan seekstrem ini, kehidupan tetap bertahan dengan bentuk dan cara hidup yang sangat berbeda dari dunia permukaan.
Di sinilah kita akan melihat bagaimana organisme laut dalam beradaptasi terhadap kegelapan, tekanan tinggi, dan keterbatasan makanan di dasar samudra.
Manusia Solo merupakan populasi terakhir Homo erectus di Jawa yang hidup di lingkungan terbuka bersama megafauna, memiliki ciri fisik yang lebih modern dibanding pendahulunya, serta akhirnya punah akibat perubahan lingkungan dan kemungkinan bencana alam.
Burung kingfisher (raja udang) Burung kingfisher sering ditemukan di mangrove karena memakan ikan kecil. Burung ini bertengger di ranting lalu menyambar mangsa di air dengan cepat. Kehadirannya menunjukkan perairan mangrove masih kaya akan ikan.
Burung migrasi Burung migrasi adalah burung yang berpindah antar negara mengikuti musim. Mangrove menjadi tempat singgah penting untuk beristirahat dan mencari makan sebelum melanjutkan perjalanan jauh. Tanpa habitat ini, banyak burung migrasi akan kesulitan bertahan.
Burung Air Burung air adalah kelompok burung yang hidup di wilayah basah seperti mangrove. Mereka mencari makan di air dangkal dengan memakan ikan, udang, dan hewan kecil lainnya. Jenisnya beragam seperti bangau, kuntul, dan camar.
Biawak air Biawak air hidup di sekitar perairan mangrove dan berperan sebagai predator alami. Hewan ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa hewan-hewan kecil. Meski terlihat besar, biawak biasanya akan menghindari manusia.
Monyet ekor panjang Monyet ekor panjang tinggal di pepohonan mangrove untuk berlindung dan mencari makanan. Kehadirannya menunjukkan pentingnya mangrove bagi berbagai jenis hewan, termasuk mamalia. Hewan ini sering terlihat bergerombol dan berpindah dari satu pohon ke pohon lain
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026 β° Waktu: 07.00 β 12.00 π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax (Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get: β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove β’ Guide langsung dari Dunia Alam β’ Trekking di hutan mangrove β’ Eksplorasi air dengan speedboat β’ Field guide β’ Diskusi bareng β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With: Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum (Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026 β° Waktu: 07.00 β 12.00 π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax (Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get: β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove β’ Guide langsung dari Dunia Alam β’ Trekking di hutan mangrove β’ Eksplorasi air dengan speedboat β’ Field guide β’ Diskusi bareng β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With: Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum (Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
Ini adalah cerita dari Sapa Alam di Desa Sugihmukti bersama teman-teman dariΒ @duniaalam_officialΒ danΒ @burung_indonesiaΒ pada akhir tahun kemarin
1. Surili Jawa, primata endemik ini tergolong terancam punah. Waktu itu mereka menyambut kami tepat setelah matahari terbit. Mereka datang bersama kelompoknya mencari makan di atas pepohonon.
2. Sikatan belang, burung kecil dengan warna hitam-putih yang indah. Peranannya di alam adalah sebagai pemakan serangga.
3. Cucak kutilang, ini adalah burung yang paling banyak ditemui. Populasinya sangat banyak bahkan mereka mudah dijumpai di kota besar. Di sebelah kanan ada Bentet kelabu, predator kecil yang sering diburu karena suara kicauannya.
4. Elang hitam dan Srigunting kelabu, ini ibarat musuh bebuyutan. Uniknya di balik gagahnya elang, ia sering diganggu saat terbang oleh burung srigunting.
1. Pelindung garis pantai Mangrove melindungi pantai dengan akar kuat yang menahan gelombang laut dan arus. Ekosistem ini juga mengurangi abrasi, erosi, serta dampak badai sehingga daratan lebih stabil dan aman dari kerusakan.
2. Tempat hidup dan pembiakan biota laut Mangrove menjadi tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak bagi ikan, udang, dan kepiting. Akar-akar rapatnya menyediakan perlindungan alami dari predator serta mendukung pertumbuhan banyak spesies laut.
3. Penyerap karbon (carbon sink) Mangrove mampu menyerap dan menyimpan karbon dioksida dalam jumlah besar melalui tanah dan vegetasinya. Hal ini sangat penting dalam membantu mengurangi pemanasan global dan menjaga kestabilan iklim.
4. Menyaring air dan menjaga kualitas lingkungan Mangrove berfungsi sebagai penyaring alami yang menahan lumpur, sedimen, dan polutan dari daratan. Proses ini menjaga air laut tetap bersih serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir.
5. Habitat keanekaragaman hayati Mangrove menjadi habitat bagi berbagai makhluk hidup seperti burung, reptil kecil, serangga, dan mikroorganisme. Keanekaragaman ini mendukung rantai makanan dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026 β° Waktu: 07.00 β 12.00 π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax (Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get: β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove β’ Guide langsung dari Dunia Alam β’ Trekking di hutan mangrove β’ Eksplorasi air dengan speedboat β’ Field guide β’ Diskusi bareng β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With: Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum (Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
Dunia Alam
"Bang kapan bahas hewan purba?"π€π ada di channel kedua
2 weeks ago | [YT] | 248
View 10 replies
Dunia Alam
Sapa Alam Micro adalah kegiatan outdoor di alam terbuka yang berfokus pada pengamatan dan eksplorasi berbagai jenis flora dan fauna yang ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui observasi secara langsung, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati, memperhatikan detail-detail kecil yang sering terlewat, serta memahami peran penting setiap organisme dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Setelah sesi observasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk berbagi hasil temuan, bertukar pengetahuan, dan membahas hal-hal menarik yang ditemukan selama pengamatan. Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat, interaktif, dan mendalam bersama alam.
Selama kegiatan Sapa Alam Micro, peserta berhasil mengamati beberapa jenis burung seperti Cekakak Sungai, Srigunting Hitam, dan Kokokan Laut yang menjadi bagian dari biodiversitas ekosistem mangrove. Kehadiran burung-burung ini menunjukkan pentingnya habitat alami sebagai tempat hidup dan mencari makan bagi berbagai satwa liar.
2 weeks ago | [YT] | 514
View 10 replies
Dunia Alam
HADIR KEMBALI SAPA ALAM MIKROπ²
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ
Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
Halo! π
Yuk ikut kegiatan eksplorasi seru di ekosistem mangrove bareng kami!
π Tanggal: 23 Mei 2026
β° Waktu: 07.00 β 12.00
π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax
(Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get:
β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove
β’ Guide langsung dari Dunia Alam
β’ Trekking di hutan mangrove
β’ Eksplorasi air dengan speedboat
β’ Field guide
β’ Diskusi bareng
β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With:
Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum
(Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
π² Daftar sekarang:
bit.ly/SapaAlamMikro
π Contact Person:
Ferian: 0895405923939
Alvien: 085888051318
Jangan sampai kehabisan slot ya! π±
www.instagram.com/p/DXwG4VJk6Oa/?igsh=M3p5MDc0MW8yβ¦
3 weeks ago | [YT] | 293
View 5 replies
Dunia Alam
VIDEO BARU SUDAH UPLOAD! Kali ini kita kembali lanjutkan bahas laut dalam
Lautan adalah salah satu tempat paling misterius di Bumi, dan mempelajari isinya selalu menghadirkan hal-hal yang menarik. Di perairan dangkal, laut mungkin dikenal karena keindahannya. Namun kali ini, kita tidak akan berhenti di permukaan.
Kita akan turun menuju kedalaman samudra yang gelap, dingin, dan dipenuhi tekanan air yang sangat tinggi. Semakin jauh menyelam, cahaya matahari perlahan menghilang hingga akhirnya benar-benar lenyap.
Inilah Abyssal Zone, wilayah laut dalam pada kedalaman sekitar 4 hingga 6 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman ini bahkan setara dengan ketinggian awan di langit Bumi. Di lingkungan seekstrem ini, kehidupan tetap bertahan dengan bentuk dan cara hidup yang sangat berbeda dari dunia permukaan.
Di sinilah kita akan melihat bagaimana organisme laut dalam beradaptasi terhadap kegelapan, tekanan tinggi, dan keterbatasan makanan di dasar samudra.
4 weeks ago | [YT] | 414
View 3 replies
Dunia Alam
Manusia Solo merupakan populasi terakhir Homo erectus di Jawa yang hidup di lingkungan terbuka bersama megafauna, memiliki ciri fisik yang lebih modern dibanding pendahulunya, serta akhirnya punah akibat perubahan lingkungan dan kemungkinan bencana alam.
4 weeks ago | [YT] | 1,796
View 230 replies
Dunia Alam
Burung kingfisher (raja udang)
Burung kingfisher sering ditemukan di mangrove karena memakan ikan kecil. Burung ini bertengger di ranting lalu menyambar mangsa di air dengan cepat. Kehadirannya menunjukkan perairan mangrove masih kaya akan ikan.
Burung migrasi
Burung migrasi adalah burung yang berpindah antar negara mengikuti musim. Mangrove menjadi tempat singgah penting untuk beristirahat dan mencari makan sebelum melanjutkan perjalanan jauh. Tanpa habitat ini, banyak burung migrasi akan kesulitan bertahan.
Burung Air
Burung air adalah kelompok burung yang hidup di wilayah basah seperti mangrove. Mereka mencari makan di air dangkal dengan memakan ikan, udang, dan hewan kecil lainnya. Jenisnya beragam seperti bangau, kuntul, dan camar.
Biawak air
Biawak air hidup di sekitar perairan mangrove dan berperan sebagai predator alami. Hewan ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa hewan-hewan kecil. Meski terlihat besar, biawak biasanya akan menghindari manusia.
Monyet ekor panjang
Monyet ekor panjang tinggal di pepohonan mangrove untuk berlindung dan mencari makanan. Kehadirannya menunjukkan pentingnya mangrove bagi berbagai jenis hewan, termasuk mamalia. Hewan ini sering terlihat bergerombol dan berpindah dari satu pohon ke pohon lain
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ
Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026
β° Waktu: 07.00 β 12.00
π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax
(Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get:
β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove
β’ Guide langsung dari Dunia Alam
β’ Trekking di hutan mangrove
β’ Eksplorasi air dengan speedboat
β’ Field guide
β’ Diskusi bareng
β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With:
Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum
(Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
π² Daftar sekarang:
bit.ly/SapaAlamMikro
π Contact Person:
Ferian: 0895405923939
Alvien: 085888051318
Jangan sampai kehabisan slot ya! π±
1 month ago | [YT] | 941
View 17 replies
Dunia Alam
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ
Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026
β° Waktu: 07.00 β 12.00
π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax
(Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get:
β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove
β’ Guide langsung dari Dunia Alam
β’ Trekking di hutan mangrove
β’ Eksplorasi air dengan speedboat
β’ Field guide
β’ Diskusi bareng
β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With:
Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum
(Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
π² Daftar sekarang:
bit.ly/SapaAlamMikro
π Contact Person:
Ferian: 0895405923939
Alvien: 085888051318
Jangan sampai kehabisan slot ya! π±
1 month ago | [YT] | 218
View 6 replies
Dunia Alam
Jadi admin mau ngajak liburan sambil explor, dan belajar, info lengkap cek di sini ππ
www.instagram.com/p/DXwG4VJk6Oa/?igsh=M3p5MDc0MW8yβ¦
1 month ago | [YT] | 193
View 8 replies
Dunia Alam
Ini adalah cerita dari Sapa Alam di Desa Sugihmukti bersama teman-teman dariΒ @duniaalam_officialΒ danΒ @burung_indonesiaΒ pada akhir tahun kemarin
1. Surili Jawa, primata endemik ini tergolong terancam punah. Waktu itu mereka menyambut kami tepat setelah matahari terbit. Mereka datang bersama kelompoknya mencari makan di atas pepohonon.
2. Sikatan belang, burung kecil dengan warna hitam-putih yang indah. Peranannya di alam adalah sebagai pemakan serangga.
3. Cucak kutilang, ini adalah burung yang paling banyak ditemui. Populasinya sangat banyak bahkan mereka mudah dijumpai di kota besar. Di sebelah kanan ada Bentet kelabu, predator kecil yang sering diburu karena suara kicauannya.
4. Elang hitam dan Srigunting kelabu, ini ibarat musuh bebuyutan. Uniknya di balik gagahnya elang, ia sering diganggu saat terbang oleh burung srigunting.
KABAR BAIK, SAPA ALAM HADIR KEMBALI, SEKARANG WAKTUNYA KITA EKSPLOR EKOSISTEM YANG BERBEDA
PENDAFTARAN DAN INFO LENGKAP: youtube.com/post/UgkxIRcF7B9RHmBpKsC7BySC2Gf8UbOOmβ¦
1 month ago | [YT] | 571
View 6 replies
Dunia Alam
1. Pelindung garis pantai
Mangrove melindungi pantai dengan akar kuat yang menahan gelombang laut dan arus. Ekosistem ini juga mengurangi abrasi, erosi, serta dampak badai sehingga daratan lebih stabil dan aman dari kerusakan.
2. Tempat hidup dan pembiakan biota laut
Mangrove menjadi tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak bagi ikan, udang, dan kepiting. Akar-akar rapatnya menyediakan perlindungan alami dari predator serta mendukung pertumbuhan banyak spesies laut.
3. Penyerap karbon (carbon sink)
Mangrove mampu menyerap dan menyimpan karbon dioksida dalam jumlah besar melalui tanah dan vegetasinya. Hal ini sangat penting dalam membantu mengurangi pemanasan global dan menjaga kestabilan iklim.
4. Menyaring air dan menjaga kualitas lingkungan
Mangrove berfungsi sebagai penyaring alami yang menahan lumpur, sedimen, dan polutan dari daratan. Proses ini menjaga air laut tetap bersih serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir.
5. Habitat keanekaragaman hayati
Mangrove menjadi habitat bagi berbagai makhluk hidup seperti burung, reptil kecil, serangga, dan mikroorganisme. Keanekaragaman ini mendukung rantai makanan dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
πΏ MANGROVE EXPLORATION πΏ
Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π Tanggal: 23 Mei 2026
β° Waktu: 07.00 β 12.00
π Meeting Point: Taman Wisata Alam Angke-Kapuk
π° HTM: 185K / pax
(Tidak termasuk transport dan parkir)
β¨ What youβll get:
β’ Eksplorasi & edukasi biodiversitas mangrove
β’ Guide langsung dari Dunia Alam
β’ Trekking di hutan mangrove
β’ Eksplorasi air dengan speedboat
β’ Field guide
β’ Diskusi bareng
β’ Teman & pengalaman baru
π Bonus: Kuis berhadiah!
π¨βπ« With:
Ferian Aji β Dunia Alam
π’ Terbuka untuk umum
(Anak <12 tahun wajib didampingi & daftar terpisah)
π Contact Person:
Ferian: 0895405923939
Alvien: 085888051318
Jangan sampai kehabisan slot ya! π±
1 month ago | [YT] | 880
View 8 replies
Load more