Thenextreviuw - Sering merasa heran melihat teman atau rekan kerja yang memiliki gaji sama, tapi hidupnya terlihat jauh lebih mapan? Tabungannya banyak, bisa investasi, bahkan sesekali liburan tanpa khawatir keuangan terganggu.
Sementara itu, kamu merasa gaji selalu habis di tengah bulan.
Apa sebenarnya yang membedakan? Jawabannya bukan terletak pada berapa besar penghasilan, tapi bagaimana cara mengelolanya.
Yuk, kita bongkar rahasianya!
1. Mereka Mengatur Uang, Bukan Sekadar Menghabiskannya
Orang yang terlihat “lebih kaya” biasanya punya kebiasaan sederhana: mereka tahu ke mana uang mereka pergi.
Mereka membuat:
* Anggaran bulanan (budgeting)
* Catatan pengeluaran
* Prioritas kebutuhan
Sementara banyak orang lain cenderung:
* Belanja tanpa rencana * Mengandalkan “sisa uang” untuk ditabung
Padahal, prinsip yang benar adalah: 👉 Sisihkan dulu, baru gunakan sisanya.
📱 Kenapa Snapdragon di kelas ~6 jutaan itu worth it banget?
✨ Snapdragon bukan sekadar nama, tapi otak di balik performa smooth & efisien smartphone Android.
Performa yang ditawarkan bukan lagi sekadar “cukup buat sosmed”, tapi sudah nyaman buat game, multitasking, editing ringan, sampai video 4K tergantung seri chipsetnya.
📊 Di rentang harga ~Rp 6 jutaan, kamu bisa dapat HP dengan Snapdragon 7-series atau bahkan Snapdragon 8-series-lite/nusantara, yang mana biasanya cuma ada di ponsel flagship mahal dulu.
👉 Kalau bukan sekarang? Kapan lagi?
Karena tren chipset mid-range terus naik: performanya makin dekat dengan flagship, tapi harganya jadi jauh lebih bersahabat.
🔥 Contoh HP Snapdragon keren di sekitar Rp 6 jutaan
Berikut ini contoh ponsel yang masuk kelas 6 jutaan dan punya chipset Snapdragon yang nendang:
📌 Kelas 6 jutaan:
Samsung Galaxy A36 5G – sudah pakai Snapdragon 6 Gen 3, cocok buat keseharian + konten harian tanpa lag besar.
📍 Di luar itu, artikel rekomendasi mid-range flagship sering menyebut banyak pilihan Snapdragon performer di kisaran harga sekitar atau sedikit di bawah/atas 6 juta, misalnya dari realme, vivo/iQOO, Xiaomi/POCO yang pakai Snapdragon 7s Gen 2, Snapdragon 8s Gen 4, atau varian serupa. ([MerahPutih][1])
📌 Intinya: di range harga ini kamu gak cuma dapat ponsel biasa, tapi ponsel dengan performa yang kuat & lebih tahan “masa pakainya” dibanding smartphone murah biasa.
💡 Kelebihan Snapdragon di kelas menengah
✅ Performance stabil buat game populer dan multitasking
✅ Efisiensi baterai yang baik di kegiatan harian
✅ Kompatibilitas aplikasi luas (termasuk game dan konten kreator)
Siapa mau? Mau belajar total, bagaimana menghasilkan cuan dengan menjual produk digital via shopee.
Apakah kamu tahu? Bahwa di shopee juga bisa menjual produk digital? Mungkin selama ini, kamu hanya tau bahwa hanya produk fisik yang bisa di jual di shopee.
Ini adalah solusinya dan kamu bisa mendapatkan diskon 50% untuk saat ini, jika ingin belajar.
Step by step sampai menghasilkan. Baik cara, strategi, tips dan lainya. Semua sudah di susun secara rinci untuk kamu.
Berurutan, sehingga mudah di pahami, di pelajari sekaligus di praktekan. Jika masih bingung? Ada group khusus untuk kamu.
Saran saya, manfaatkan? Masih ragu…. Bisa pelajari dulu penawarannya di bawah ini!
Kalau kamu masih kirim pesan satu-satu ke banyak orang di WhatsApp, wah itu benar-benar ‘merepotkan dan buang waktu banget’! 😅
Bayangkan kalau ada ratusan kontak, kamu bisa habis berjam-jam hanya untuk mengirim satu pesan yang sama.
Nah, kalau kamu serius menjalankan ‘marketing lewat WhatsApp’, kamu butuh ‘tools yang bisa menghemat waktu, tenaga, dan bikin kerjaanmu lebih efisien’.
Dengan tools ini, kamu bisa: ✅ Kirim pesan ke banyak kontak sekaligus secara otomatis
✅ Jadwalkan pesan agar terkirim di waktu yang tepat
✅ Kelola database pelanggan dengan rapi
✅ Pantau hasil campaign dengan mudah
Kerja jadi lebih ‘cepat, hemat waktu, dan terukur. Jadi kamu bisa fokus ke hal yang lebih penting, yaitu closing penjualan! 💸 👇👇👇 bit.ly/41EkiVt
Tadi setengah pagi 😲, kurang lebih penawaran ini sudah di berikan. Terimakasih untuk kepercayaan nya yang telah co.. bagi yang belum masih ada kesempatan untuk mendapatkan ya.
Di balik senyum tenang, ada badai yang tak terlihat. 🚶♂️ Lelaki berjalan membawa beban, bukan hanya di pundaknya… tapi di hatinya. 🌌 Mereka jarang bercerita, tapi pikirannya tak pernah berhenti berperang.
Join dulu aja, buat belajar dan bangun koneksi bareng 👇👇👇 t.me/ibnurifkoo
Di kutip cimbniaga - Menabung adalah salah satu cara dalam pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk menyiapkan dana cadangan di masa depan. Tabungan juga berperan untuk menjamin kestabilan keuangan Anda jika mengalami hal yang tidak diinginkan kemudian hari. Secara tidak langsung, menabung dapat membantu Anda mengetahui tentang prioritas dalam keuangan.
Memulai aktivitas menabung berperan penting di dalam alur keuangan, terutama bagi Anda yang baru saja bekerja dan pertama kali memiliki penghasilan. Kenyataannya, menabung tidak selalu menjadi kebiasaan yang mudah untuk setiap orang walaupun sudah mengetahui banyak manfaatnya untuk masa depan. Hal ini akan menjadi lebih sulit jika Anda tidak mulai membiasakan cara menabung yang benar.
Menabung tidak hanya tentang berapa banyak uang yang mampu Anda sisihkan. Lebih dari itu, menabung adalah tentang membentuk kebiasaan yang terus-menerus. Kata kuncinya adalah konsistensi. Di internet, ada banyak sekali cara menabung yang mudah sesuai dengan kondisi Anda. Jika sampai saat ini Anda masih mengalami kesulitan untuk menyisihkan uang, mungkin ada yang salah dengan cara Anda menabung.
Tanda Bahwa Anda Belum Menabung dengan Benar
Beberapa dari Anda mungkin sudah memulai kebiasaan menabung, namun apakah cara yang digunakan sudah tepat? Tanda-tanda berikut ini menunjukkan bahwa Anda belum menabung dengan benar.
1. Rekening Tabungan Belum Terpisah dengan Rekening Harian
Jika rekening tabungan Anda masih jadi satu dengan rekening kebutuhan harian, bisa dikatakan bahwa cara menabung Anda belum tepat. Dengan menggabungkan uang tabungan dan uang belanja akan membuat saldo rekening semakin besar. Hal ini justru mendorong Anda untuk melakukan pengeluaran yang lebih besar lagi. Alih-alih menabung, yang ada adalah jumlah tabungan akan berkurang karena pembelanjaan di luar anggaran
2. Rekening Tabungan Belum Stabil
Ketika Anda sudah memiliki rekening tabungan yang terpisah, selanjutnya adalah memastikan bahwa tidak ada aktivitas lain dalam rekening selain menabung. Memiliki jumlah tabungan dengan nominal besar dapat mendorong Anda untuk sesekali membelanjakannya.
Dalam keadaan darurat dan mendesak, Anda masih dapat menggunakan uang tabungan. Dengan catatan nilainya tidak lebih besar dari jumlah yang Anda tabung setiap bulannya. Jika tidak dalam keadaan darurat, namun Anda masih sering menggunakan uang tabungan untuk belanja kebutuhan tersier atau barang mewah dapat dipastikan ada yang salah dengan cara menabung Anda.
3. Persentase Tabungan Masih Belum Bijak
Sebelum menerima gaji, sebaiknya Anda membuat anggaran untuk menentukan porsi tabungan, belanja, dan kegiatan sosial lainnya. Sebaiknya Anda menyisihkan sekitar 10%-15% untuk alokasi tabungan. Idealnya, persentase tabungan tidak lebih kecil dari ini.
Seiring dengan naiknya gaji atau adanya tambahan bonus, nilai tabungan maupun persentasenya sebaiknya mengalami kenaikan juga. Jika nominal uang yang Anda tabung masih sangat kecil, sementara pendapatan mengalami kenaikan, mungkin ada yang salah dengan anggaran belanja Anda.
Apakah salah satu dari tanda di atas masih Anda alami? Jika iya maka sekarang adalah saatnya mengubah kebiasaan menabung yang benar. Tidak ada kata terlambat untuk memulai memperbaiki pengelolaan keuangan.
Inilah Cara Menabung yang Benar Menurut Pakar Keuangan Dari sekian banyak cara menabung, berikut ini adalah yang bersumber dari pakar keuangan. Dilansir dari website GoBankingRates, inilah cara menabung yang benar menurut pakar keuangan.
1. Mengatur Automatic Debit ke Rekening Tabungan
Farnoosh Torabi, seorang penulis dan ahli keuangan menunjukan bahwa menabung dengan transfer otomatis adalah cara yang paling efektif. Torabi merekomendasikan setidaknya 10% dari gaji Anda sebaiknya ditransfer secara auto debet ke rekening tabungan. Dengan begitu, Anda tidak akan memiliki alasan lupa menabung. Hal ini juga menghindari Anda tergoda untuk membelanjakan.
Konten itu ibarat ‘nyawa ‘dalam pemasaran online. Tanpa konten, bisnis kita akan sulit dikenal orang. Kenapa? Karena konten adalah cara kita berkomunikasi dengan audiens.
✅ 1. Konten Membangun Kepercayaan Orang beli karena percaya.
Konten yang berkualitas bisa menunjukkan kalau kita paham masalah mereka dan punya solusi.
✅ 2. Konten Membuat Kita Dikenal
Semakin sering kita posting konten yang bermanfaat, semakin banyak orang yang ingat brand kita. Ini yang disebut ‘brand awareness.
✅ 3. Konten Jadi Mesin Promosi 24/7
Bayangkan, konten yang kita buat hari ini bisa dilihat orang kapan saja, bahkan bertahun-tahun ke depan. Gratis, tanpa harus bayar iklan terus-menerus.
Nah ini lagi ada kabar spesial banget buat loe, yaitu dapatkan harga spesial untuk bank konten mastery ini. Yaitu konten siap pakai dengan ribuan konten dari puluhan niche berbeda.
Ibnu Rifko
Thenextreviuw - Sering merasa heran melihat teman atau rekan kerja yang memiliki gaji sama, tapi hidupnya terlihat jauh lebih mapan? Tabungannya banyak, bisa investasi, bahkan sesekali liburan tanpa khawatir keuangan terganggu.
Sementara itu, kamu merasa gaji selalu habis di tengah bulan.
Apa sebenarnya yang membedakan? Jawabannya bukan terletak pada berapa besar penghasilan, tapi bagaimana cara mengelolanya.
Yuk, kita bongkar rahasianya!
1. Mereka Mengatur Uang, Bukan Sekadar Menghabiskannya
Orang yang terlihat “lebih kaya” biasanya punya kebiasaan sederhana:
mereka tahu ke mana uang mereka pergi.
Mereka membuat:
* Anggaran bulanan (budgeting)
* Catatan pengeluaran
* Prioritas kebutuhan
Sementara banyak orang lain cenderung:
* Belanja tanpa rencana
* Mengandalkan “sisa uang” untuk ditabung
Padahal, prinsip yang benar adalah:
👉 Sisihkan dulu, baru gunakan sisanya.
2. Punya Mindset Menunda Kepuasan (Delayed Gratification)
Perbedaan paling besar ada di pola pikir.
Orang yang lebih kaya cenderung:
* Tidak impulsif dalam belanja
* Tidak tergoda tren sesaat
* Lebih memilih manfaat jangka panjang
Contohnya :
* Menunda beli gadget baru
* Tidak ikut-ikutan gaya hidup mahal
* Lebih memilih investasi daripada konsumsi
Baca juga :
Sementara yang lain :
* Gaji naik → gaya hidup ikut naik
* Sedikit uang lebih → langsung habis
3. Mereka Selalu Menyisihkan untuk Investasi
Ini kunci paling penting.
Orang yang “terlihat lebih kaya” biasanya:
* Rutin investasi (meski kecil)
* Punya dana darurat
* Tidak mengandalkan satu sumber penghasilan
Jenis investasi yang umum:
* Reksa dana
* Saham
* Emas
* Bisnis kecil-kecilan
Mereka paham satu hal :
👉 Uang harus bekerja, bukan hanya disimpan.
4. Hidup di Bawah Kemampuan, Bukan Di Atasnya
Banyak orang terjebak gaya hidup:
* Cicilan di mana-mana
* Barang branded demi gengsi
* Liburan demi konten
Padahal orang yang benar-benar kuat secara finansial justru :
* Hidup sederhana
* Menghindari utang konsumtif
* Fokus pada kestabilan jangka panjang
Baca juga :
Mereka tidak terlihat kaya, tapi sebenarnya lebih aman secara finansial.
5. Mereka Punya Tujuan Keuangan yang Jelas
Tanpa tujuan, uang akan mudah habis tanpa arah.
Orang yang sukses secara finansial biasanya punya target seperti :
* Dana darurat 6 bulan pengeluaran
* Tabungan rumah
* Dana pendidikan
* Kebebasan finansial
Karena punya tujuan, mereka jadi:
* Lebih disiplin
* Lebih terkontrol
* Lebih fokus
6. Konsisten, Bukan Sekadar Semangat di Awal
Banyak orang semangat mengatur keuangan… tapi hanya bertahan 1–2 bulan.
Sedangkan yang berhasil :
* Konsisten mencatat
* Konsisten menabung
* Konsisten investasi
Ingat :
👉 Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus lebih kuat daripada usaha besar yang hanya sesekali.
Bukan Soal Gaji, Tapi Soal Kebiasaan
Jadi, kenapa ada orang dengan gaji sama tapi bisa lebih kaya?
Jawabannya sederhana :
* Mereka lebih disiplin
* Lebih sadar dalam mengelola uang
* Lebih fokus pada masa depan
Bukan soal siapa yang berpenghasilan lebih besar,
tapi siapa yang lebih pintar mengelola apa yang dimiliki.
Mulai sekarang, kamu tidak perlu menunggu gaji besar untuk hidup lebih baik.
Cukup mulai dari:
* Mengatur pengeluaran
* Menabung secara rutin
* Berani investasi
* Mengubah mindset keuangan
Karena pada akhirnya…
👉 Kaya bukan tentang berapa yang kamu hasilkan, tapi berapa yang bisa kamu pertahankan dan kembangkan.
#GajiSamaHidupBeda
#Ibnurifko
#RahasiaOrangKaya
#MindsetKeuangan
#LiterasiKeuangan
#NgaturUang
#TipsKeuangan
#FinancialFreedom
#KebiasaanKaya
#UangBekerjaUntukmu
#InvestasiPemula
#HidupHemat
#AntiBoros
#CerdasFinansial
#BangunAset
#UangBukanSegalanya
#BelajarInvestasi
#SelfImprovement
#UpgradeDiri
#MotivasiHidup
#SuksesFinansial
2 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
📱 Kenapa Snapdragon di kelas ~6 jutaan itu worth it banget?
✨ Snapdragon bukan sekadar nama, tapi otak di balik performa smooth & efisien smartphone Android.
Performa yang ditawarkan bukan lagi sekadar “cukup buat sosmed”, tapi sudah nyaman buat game, multitasking, editing ringan, sampai video 4K tergantung seri chipsetnya.
📊 Di rentang harga ~Rp 6 jutaan, kamu bisa dapat HP dengan Snapdragon 7-series atau bahkan Snapdragon 8-series-lite/nusantara, yang mana biasanya cuma ada di ponsel flagship mahal dulu.
👉 Kalau bukan sekarang? Kapan lagi?
Karena tren chipset mid-range terus naik: performanya makin dekat dengan flagship, tapi harganya jadi jauh lebih bersahabat.
🔥 Contoh HP Snapdragon keren di sekitar Rp 6 jutaan
Berikut ini contoh ponsel yang masuk kelas 6 jutaan dan punya chipset Snapdragon yang nendang:
📌 Kelas 6 jutaan:
Samsung Galaxy A36 5G – sudah pakai Snapdragon 6 Gen 3, cocok buat keseharian + konten harian tanpa lag besar.
📍 Di luar itu, artikel rekomendasi mid-range flagship sering menyebut banyak pilihan Snapdragon performer di kisaran harga sekitar atau sedikit di bawah/atas 6 juta, misalnya dari realme, vivo/iQOO, Xiaomi/POCO yang pakai Snapdragon 7s Gen 2, Snapdragon 8s Gen 4, atau varian serupa. ([MerahPutih][1])
📌 Intinya: di range harga ini kamu gak cuma dapat ponsel biasa, tapi ponsel dengan performa yang kuat & lebih tahan “masa pakainya” dibanding smartphone murah biasa.
💡 Kelebihan Snapdragon di kelas menengah
✅ Performance stabil buat game populer dan multitasking
✅ Efisiensi baterai yang baik di kegiatan harian
✅ Kompatibilitas aplikasi luas (termasuk game dan konten kreator)
✅ Update & dukungan software jangka panjang(tergantung brand & seri)
📈 Kalau ditunda, harganya bisa naik 📉
Banyak orang nitipin HP idaman ke wishlist… lalu promo & stoknya habis duluan.
Kalau budget sudah siap, kenapa nunggu?
> 📆 Harga smartphone mid-range sering naik saat promo besar lewat… tetapi stok cepat berkurang juga.
> 🎯 Pilihan terbaik biasanya habis duluan di kelas Snapdragon performa tinggi.
— vt.tokopedia.com/t/ZSHEXeEtUbJyK-6IdVK/
🧠 Kesimpulan — “Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”
✨ Harga 6 jutaan sekarang itu sweet-spot:
Kamu bisa dapat Snapdragon kelas atas, performa kuat buat 2–3 tahun ke depan, dan fitur lengkap — tanpa harus keluar budget flagship.
Kalau kamu nunggu 2026/2027, kemungkinan:
🔹 Harga model ini naik karena inflasi & stok menipis
🔹 Model baru hadir… tapi tetap bakal mahal
🔹 Pilihan terbaik di harga 6 jutaan bisa habis duluan
👉 Jadi sekarang adalah momen emas buat upgrade — kalau bukan sekarang, ya kapan lagi?
👉 vt.tokopedia.com/t/ZSHEXeEtUbJyK-6IdVK/
5 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Siapa mau? Mau belajar total, bagaimana menghasilkan cuan dengan menjual produk digital via shopee.
Apakah kamu tahu? Bahwa di shopee juga bisa menjual produk digital? Mungkin selama ini, kamu hanya tau bahwa hanya produk fisik yang bisa di jual di shopee.
Ini adalah solusinya dan kamu bisa mendapatkan diskon 50% untuk saat ini, jika ingin belajar.
Step by step sampai menghasilkan. Baik cara, strategi, tips dan lainya. Semua sudah di susun secara rinci untuk kamu.
Berurutan, sehingga mudah di pahami, di pelajari sekaligus di praktekan. Jika masih bingung? Ada group khusus untuk kamu.
Saran saya, manfaatkan? Masih ragu…. Bisa pelajari dulu penawarannya di bawah ini!
👇👇👇
bit.ly/3zm0nze
bit.ly/3zm0nze
Ada yang ingin di tanyakan lebih lanjut? Jangan ragu hubungi saya yeah👌
9 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Hai kawan👋
Kalau kamu masih kirim pesan satu-satu ke banyak orang di WhatsApp, wah itu benar-benar ‘merepotkan dan buang waktu banget’! 😅
Bayangkan kalau ada ratusan kontak, kamu bisa habis berjam-jam hanya untuk mengirim satu pesan yang sama.
Nah, kalau kamu serius menjalankan ‘marketing lewat WhatsApp’, kamu butuh ‘tools yang bisa menghemat waktu, tenaga, dan bikin kerjaanmu lebih efisien’.
Dengan tools ini, kamu bisa:
✅ Kirim pesan ke banyak kontak sekaligus secara otomatis
✅ Jadwalkan pesan agar terkirim di waktu yang tepat
✅ Kelola database pelanggan dengan rapi
✅ Pantau hasil campaign dengan mudah
Kerja jadi lebih ‘cepat, hemat waktu, dan terukur. Jadi kamu bisa fokus ke hal yang lebih penting, yaitu closing penjualan! 💸
👇👇👇
bit.ly/41EkiVt
bit.ly/41EkiVt
Kalau mau bisnis lebih produktif, jangan kirim satu-satu lagi ya! 😉
Masih ragu”, ada pertanyaan? Atau bahkan nyari produk digital lain? Jangan ragu kontak saya.
👇👇👇
089677704102 [ Whatsaap Only ]
---
9 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Akses Gratis! 🌟 Tools Ini Bisa Kelola Semua Media Sosial Kamu dalam Satu Dashboard!
Hai kawan👋, kalau kamu merasa ribet harus buka satu per satu aplikasi buat update media sosial, ada kabar baik nih! 🔥
Sekarang ada tools gratis yang bisa bantu kamu kelola semua akun media sosial dalam satu dashboard aja.
✅ Hemat waktu – Nggak perlu login ke banyak platform, semua bisa diatur dari satu tempat.
✅ Hemat biaya – Banyak fitur bisa diakses gratis, cocok banget buat pebisnis online atau content creator pemula.
✅ Efisien – Jadwalkan postingan, pantau performa, dan atur konten tanpa ribet.
Kalau kamu serius mau fokus ke konten dan nggak mau waktu habis buat pindah-pindah aplikasi, tools ini solusi banget!
Coba dulu versi gratisnya, dan rasain bedanya. 🚀
👇👇👇
bit.ly/46pdevp
bit.ly/46pdevp
9 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Tadi setengah pagi 😲, kurang lebih penawaran ini sudah di berikan. Terimakasih untuk kepercayaan nya yang telah co.. bagi yang belum masih ada kesempatan untuk mendapatkan ya.
Detail info bisa lihat disini
👇👇👇
sociabuzz.com/ibnurifko/p/templates-seo-blogger
sociabuzz.com/ibnurifko/p/templates-seo-blogger
10 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
🧠 Mau kan makin pinter? Yuk, mulai tes IQ kamu!
Susun kalimat pada gambar tanpa mengurangi atau menambahkan kata ✍️
Tulis jawabanmu di kolom komentar ⬇️
#TesIQ #TebakKata #TantanganSeru #AsahOtak #MainBareng #PuzzleChallenge
10 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Di balik senyum tenang, ada badai yang tak terlihat.
🚶♂️ Lelaki berjalan membawa beban, bukan hanya di pundaknya… tapi di hatinya.
🌌 Mereka jarang bercerita, tapi pikirannya tak pernah berhenti berperang.
Join dulu aja, buat belajar dan bangun koneksi bareng
👇👇👇
t.me/ibnurifkoo
#BebanHidup #Lelaki #Pikiran #MotivasiHidup #Renungan
10 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
Di kutip cimbniaga - Menabung adalah salah satu cara dalam pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk menyiapkan dana cadangan di masa depan. Tabungan juga berperan untuk menjamin kestabilan keuangan Anda jika mengalami hal yang tidak diinginkan kemudian hari. Secara tidak langsung, menabung dapat membantu Anda mengetahui tentang prioritas dalam keuangan.
Memulai aktivitas menabung berperan penting di dalam alur keuangan, terutama bagi Anda yang baru saja bekerja dan pertama kali memiliki penghasilan. Kenyataannya, menabung tidak selalu menjadi kebiasaan yang mudah untuk setiap orang walaupun sudah mengetahui banyak manfaatnya untuk masa depan. Hal ini akan menjadi lebih sulit jika Anda tidak mulai membiasakan cara menabung yang benar.
Menabung tidak hanya tentang berapa banyak uang yang mampu Anda sisihkan. Lebih dari itu, menabung adalah tentang membentuk kebiasaan yang terus-menerus. Kata kuncinya adalah konsistensi. Di internet, ada banyak sekali cara menabung yang mudah sesuai dengan kondisi Anda. Jika sampai saat ini Anda masih mengalami kesulitan untuk menyisihkan uang, mungkin ada yang salah dengan cara Anda menabung.
Tanda Bahwa Anda Belum Menabung dengan Benar
Beberapa dari Anda mungkin sudah memulai kebiasaan menabung, namun apakah cara yang digunakan sudah tepat? Tanda-tanda berikut ini menunjukkan bahwa Anda belum menabung dengan benar.
1. Rekening Tabungan Belum Terpisah dengan Rekening Harian
Jika rekening tabungan Anda masih jadi satu dengan rekening kebutuhan harian, bisa dikatakan bahwa cara menabung Anda belum tepat. Dengan menggabungkan uang tabungan dan uang belanja akan membuat saldo rekening semakin besar. Hal ini justru mendorong Anda untuk melakukan pengeluaran yang lebih besar lagi. Alih-alih menabung, yang ada adalah jumlah tabungan akan berkurang karena pembelanjaan di luar anggaran
2. Rekening Tabungan Belum Stabil
Ketika Anda sudah memiliki rekening tabungan yang terpisah, selanjutnya adalah memastikan bahwa tidak ada aktivitas lain dalam rekening selain menabung. Memiliki jumlah tabungan dengan nominal besar dapat mendorong Anda untuk sesekali membelanjakannya.
Dalam keadaan darurat dan mendesak, Anda masih dapat menggunakan uang tabungan. Dengan catatan nilainya tidak lebih besar dari jumlah yang Anda tabung setiap bulannya. Jika tidak dalam keadaan darurat, namun Anda masih sering menggunakan uang tabungan untuk belanja kebutuhan tersier atau barang mewah dapat dipastikan ada yang salah dengan cara menabung Anda.
3. Persentase Tabungan Masih Belum Bijak
Sebelum menerima gaji, sebaiknya Anda membuat anggaran untuk menentukan porsi tabungan, belanja, dan kegiatan sosial lainnya. Sebaiknya Anda menyisihkan sekitar 10%-15% untuk alokasi tabungan. Idealnya, persentase tabungan tidak lebih kecil dari ini.
Seiring dengan naiknya gaji atau adanya tambahan bonus, nilai tabungan maupun persentasenya sebaiknya mengalami kenaikan juga. Jika nominal uang yang Anda tabung masih sangat kecil, sementara pendapatan mengalami kenaikan, mungkin ada yang salah dengan anggaran belanja Anda.
Apakah salah satu dari tanda di atas masih Anda alami? Jika iya maka sekarang adalah saatnya mengubah kebiasaan menabung yang benar. Tidak ada kata terlambat untuk memulai memperbaiki pengelolaan keuangan.
Inilah Cara Menabung yang Benar Menurut Pakar Keuangan
Dari sekian banyak cara menabung, berikut ini adalah yang bersumber dari pakar keuangan. Dilansir dari website GoBankingRates, inilah cara menabung yang benar menurut pakar keuangan.
1. Mengatur Automatic Debit ke Rekening Tabungan
Farnoosh Torabi, seorang penulis dan ahli keuangan menunjukan bahwa menabung dengan transfer otomatis adalah cara yang paling efektif. Torabi merekomendasikan setidaknya 10% dari gaji Anda sebaiknya ditransfer secara auto debet ke rekening tabungan. Dengan begitu, Anda tidak akan memiliki alasan lupa menabung. Hal ini juga menghindari Anda tergoda untuk membelanjakan.
Sumber : 📸 CIMBniaga
👇👇👇
vt.tiktok.com/ZSSQUjWps/
#TipsKeuangan #CaraMenabung #FinancialFreedom #BelajarKeuangan #HidupHemat
10 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Ibnu Rifko
pentingnya konten dalam dunia digital saat ini.
Konten itu ibarat ‘nyawa ‘dalam pemasaran online. Tanpa konten, bisnis kita akan sulit dikenal orang. Kenapa? Karena konten adalah cara kita berkomunikasi dengan audiens.
✅ 1. Konten Membangun Kepercayaan
Orang beli karena percaya.
Konten yang berkualitas bisa menunjukkan kalau kita paham masalah mereka dan punya solusi.
✅ 2. Konten Membuat Kita Dikenal
Semakin sering kita posting konten yang bermanfaat, semakin banyak orang yang ingat brand kita. Ini yang disebut ‘brand awareness.
✅ 3. Konten Jadi Mesin Promosi 24/7
Bayangkan, konten yang kita buat hari ini bisa dilihat orang kapan saja, bahkan bertahun-tahun ke depan. Gratis, tanpa harus bayar iklan terus-menerus.
Nah ini lagi ada kabar spesial banget buat loe, yaitu dapatkan harga spesial untuk bank konten mastery ini. Yaitu konten siap pakai dengan ribuan konten dari puluhan niche berbeda.
Detail info buat kamu ada disini.
👇👇👇
t.me/ibnurifkoo/2794
t.me/ibnurifkoo/2794
10 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Load more