Pernah lihat jalur kuning di trotoar?
Ternyata, namanya guiding block.
Ia ada bukan sebagai hiasan, tapi penunjuk arah hidup, menuntun teman-teman disabilitas netra berjalan aman di tengah hiruk pikuk Jakarta.
Setiap garis lurusnya berarti jalan aman.
Setiap titik bulatnya berarti berhenti, waspada, ada persimpangan.
Saat kita berdiri, parkir, atau bahkan mendirikan lapak dagangan di atasnya, yang terhalang bukan sekadar jalur tapi hak seseorang untuk bergerak mandiri.
Kota yang ramah dimulai dari ruang kecil yang kita jaga bersama. Yuk, mulai dari hal sederhana:
✨ Hormati guiding block. Jangan tutup, jangan halangi.
Sobat Praja, tulis dikomen kalo lihat trotoar yang disalahgunakan!
Tawuran bukan keberanian. Ia adalah luka yang diwariskan pada masa depan.
Satu aksi emosi bisa berujung pada banyak kehilangan:
masa depan terhenti, rasa aman hilang, fasilitas rusak, bahkan nyawa melayang.
Jakarta memilih mendidik, melindungi, dan mencegah.
Karena ruang publik seharusnya menjadi tempat tumbuh,
bukan arena konflik.
Jika Sobat Praja, melihat potensi tawuran atau aksi kekerasan, jangan diam. Laporkan segera melalui 112 atau kanal aduan resmi Pemprov DKI Jakarta yang terintegrasi dalam sistem CRM.
Cegah sebelum terjadi. Lindungi sesama. #JagaJakarta tetap aman untuk semua.
Satpol PP DKI Jakarta
Pernah lihat jalur kuning di trotoar?
Ternyata, namanya guiding block.
Ia ada bukan sebagai hiasan, tapi penunjuk arah hidup, menuntun teman-teman disabilitas netra berjalan aman di tengah hiruk pikuk Jakarta.
Setiap garis lurusnya berarti jalan aman.
Setiap titik bulatnya berarti berhenti, waspada, ada persimpangan.
Saat kita berdiri, parkir, atau bahkan mendirikan lapak dagangan di atasnya, yang terhalang bukan sekadar jalur tapi hak seseorang untuk bergerak mandiri.
Kota yang ramah dimulai dari ruang kecil yang kita jaga bersama. Yuk, mulai dari hal sederhana:
✨ Hormati guiding block. Jangan tutup, jangan halangi.
Sobat Praja, tulis dikomen kalo lihat trotoar yang disalahgunakan!
4 months ago | [YT] | 8
View 0 replies
Satpol PP DKI Jakarta
Tawuran bukan keberanian. Ia adalah luka yang diwariskan pada masa depan.
Satu aksi emosi bisa berujung pada banyak kehilangan:
masa depan terhenti, rasa aman hilang, fasilitas rusak, bahkan nyawa melayang.
Jakarta memilih mendidik, melindungi, dan mencegah.
Karena ruang publik seharusnya menjadi tempat tumbuh,
bukan arena konflik.
Jika Sobat Praja, melihat potensi tawuran atau aksi kekerasan, jangan diam. Laporkan segera melalui 112 atau kanal aduan resmi Pemprov DKI Jakarta yang terintegrasi dalam sistem CRM.
Cegah sebelum terjadi. Lindungi sesama. #JagaJakarta tetap aman untuk semua.
4 months ago | [YT] | 5
View 1 reply